No.

Jenis Pelayanan kepada Mahasiswa Bentuk kegiatan, Pelaksanaan dan Hasilnya
(1) (2)

(3)

1 Bimbingan dan konseling Layanan Bimbingan dan Konseling dilakukan oleh lembaga yang secara operasional ditangani oleh Unit Bimbingan dan Konseling (UBK).

1)    Layanan Bimbingan dan Konseling adalah proses pemberian bantuan yang terus menerus dan sistematis kepada mahasiswa agar tercapai pemahaman diri, penerimaan diri, pengarahan diri, dan perwujudan diri dalam mencapai tingkat perkembangan yang optimal dan penyesuaian diri dalam lingkungannya.

2)    Secara umum, Bimbingan dan Konseling bertujuan agar setiap mahasiswa dapat mencapai tiga hal berikut:

a.    Secara akademik, dapat mencapai perkembangan yang optimal;

b.    Secara psikologis, dapat  mencapai perkembangan yang ditandai dengan kematangan serta kesehatan pribadi;

c.    Secara sosial, dapat mencapai penyesuaian dan memiliki keterampilan sosial secara mandiri.

3)    Layangan Bimbingan dan Konseling yang dapat dilaksanakan antara lain:

a.    Bimbingan individu/kelompok tentang sistem kredit, cara penggunaan perpustakaan, cara belajar yang efektif, cara menyusun artikel atau tulisan, proses pengambilan keputusan dan bimbingan karier;

b.    Testing individu/kelompok; dan

c.    Konseling Individu atau kelompok /serta konsultasi;

4)    Tahap-tahap layanan Bimbingan dan Konseling adalah sebagai berikut:

a.    Mahasiswa yang mempunyai masalah dapat menghubungi atau bisa langsung ke UBK.

b.    Pembimbing Akademik (PA) berusaha mengenali dan membantu memecahkan masalah mahasiswa. Masalah mahasiswa dapat berupa masalah akademik (masalah yang berhubungan dengan studi mahasiswa) dan masalah non akademik (masalah yang berhubungan dengan diri pribadi dan keluarga mahasiswa).

c.    Pembimbing Akademik mencoba untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dengan tetap berkonsultasi pada Ketua Jurusan.

d.    Layanan bimbingan konseling yang dilaksanakan oleh Pembimbing Akademik dapat dilaksanakan pada awal semester pada bulan Juli maupun pada waktu-waktu sehabis kegiatan perkuliahan.

e.    Bila masalah tidak dapat diselesaikan, Pembimbing Akademik merujuk ke UBK.

5)    Pada kegiatan pelepasan wisudawan dilakukan kegiatan bimbingan dan konsultasi bagi calon wisudawan untuk memberikan pemahaman mengenai dunia kerja. Bimbingan dan konsultasi diberikan oleh

2 Minat dan bakat (ekstra kurikuler) Pembinaan mahasiswa bidang minat dan bakat:

1)    Pembinaan bidang minat dan bakat bertujuan untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan fasilitas yang tersedia.

2)    Bentuk kegiatan dapat berupa kegiatan ekstra kurikuler antara lain kegiatan olah raga, seni, pramuka, pencinta alam, dan resimen mahasiswa (menwa).

3)    Bentuk kegiatan pengembangan minat dan bakat mahasiswa dapat dibagi menjadi dalam bidang akademik dan nonakademik. Pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang akademik dikhususkan untuk pembinaan dalam lomba-lomba karya tulis. Pengembangan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang nonakademik dikhususkan dalam bidang-bidang seni, budaya, dan olahraga.

4)    Mahasiswa yang berbakat dan berminat diberi pembinaan prestasi secara terus-menerus sesuai dengan fasilitas yang ada untuk meningkatkan prestasi dan bisa dipakai untuk melengkapi persyaratan memperoleh beasiswa atau mengikuti kompetisi mahasiswa berprestasi.

5)    Koordinasi pembinaan kemahasiswaan di tingkat lembaga dilaksanakan oleh WR III (Wakil Rektor III), BEM tingkat universitas, dan MPM. Di tingkat fakultas dilaksanakan oleh WD III (Wakil Dekan III), pembimbing kemahasiswaan fakultas, dan BEM fakultas. Sedangkan di tingkat jurusan (termasuk Jurusan Akuntansi Program S1) dilaksanakan oleh pembimbing kemahasiswaan tingkat jurusan dan himpunan mahasiswa jurusan (HMJ).

6)    Pelaksanaan kegiatan peningkatan minat dan bakat pada tingkat fakultas diwadahi pada kegiatan DASA (Development of Academic, Sports, and Art). Kegiatan DASA merupakan kegiatan yang dilaksanakan serangkaian dengan ulang tahun Fakultas Ekonomi. Pada kegiatan DASA ini, mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 mengikuti berbagai kegiatan dan lomba non akademik, yaitu lomba-lomba dalam bidang seni dan olahraga.

7)    Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 dalam mengembangkan minat dan bakat menyelenggarakan kegiatan SEMUT AKSI (Semarak Ulang Tahun Akuntansi) yang diselenggarakan dalam rangka ulang tahun Jurusan Akuntansi Program S1. Pada tahun 2016, kegiatan SEMUT 7 AKSI diselenggarakan pada tanggal 2 Oktober sampai 8 Oktober 2016. Dalam kegiatan SEMUT 7 AKSI ini dilakukan lomba-lomba non akademik, misalnya lomba futsal, lomba basket, lomba quotes, lomba karaoke, lomba kecak, lomba akustik, dan lomba pemilihan putra-putri Akuntansi.

8)    Mahasiswa di Jurusan Akuntansi Program S1 juga mengembangkan minat dan bakatnya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Unit Kegiatan Mahasiswa ini bergerak dalam pengembangan kegiatan olahraga dan seni. Beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa yang diikuti oleh mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 adalah UKM Kesenian Daerah, UKM Keputrian, UKM Catur, UKM Musik, UKM Basket, dan UKM Pelana.

3 Pembinaan soft skills Pengembangan Soft Skills Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 dilakukan melalui Multi Level Role Model berlandaskan Tri Kaya Parisudha. Pengembangan soft skills pada tingkat jurusan dipimpin oleh Ketua Jurusan dengan dibantu oleh Pembimbing Kemahasiswaan Jurusan. Pelaksanaannya ditangani oleh Kelompok Kerja (Pokja) Kemahasiswaan yang berada pada tingkat fakultas.

1)    Pengembangan soft skills  memiliki tujuan untuk membentuk mahasiswa atau lulusan yang cerdas dan kompetitif dengan menampilkan diri sebagai panutan di masyarakat. Sosok panutan yang dimaksud adalah seseorang yang mampu mewujudkan perilaku baik dan benar secara utuh antara pikiran, perkataan, dan tindakan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi panutan di masyarakat. Dengan kata lain, mahasiswa diharapkan menjadi sosok panutan yang dilandasi spirit ajaran Tri Kaya Parisudha.

2)    Sejalan dengan metode Multilevel Role Model, maka yang menjadi sasaran pengembangan soft skills adalah seluruh civitas, yaitu staf pegawai, dosen, fungsionaris organisasi kemahasiswaan, dan seluruh mahasiswa (termasuk  mahasiswa jurusan akuntansi program S1).

3)    Strategi yang dipilih dalam pengembangan soft skills adalah melalui proses pembelajaran, melalui kegiatn ekstra kurikuler, dan pembiasaan.

4)    Ada beberapa bentuk kegiatan yang dilaksanakan :

a.    FGD (Focus Group Discussion) berupa penyempurnaan (revisi) dan Penggandaan Buku Panduan Pengembangan Soft Skills bagi mahasiswa.

b.    Membangun pembiasaan pengembangan soft skills

Untuk pembinaan soft skills mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 menyelenggarakan pelatihan dasar kepemimpinan (PDK). Pada tahun 2017, kegiatan PDK dilakukan bekerjasama dengan Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja dan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 5 Maret 2017. Pada kegiatan ini diselenggarakan pelatihan baris berbaris dan seminar bela negara.

c.    Pelatihan pendamping pengembangan soft skills  mahasiswa (ToF: Training of Fasilitator)

d.    Workshop pengkajian pengembangan soft skills melalui hidden curriculum

Pengembangan soft skills mahasiswa dilakukan pula pada mahasiswa baru melalui kegiatan HANTER (Happy with Accountnizer). Pada tahun 2016, kegiatan HANTER dilaksanakan pada tanggal 26 sampai 27 Agustus 2016 di Agrowisata Bukit Catu, Bedugul. Pada kegiatan ini diselenggarakan Seminar Bela Negara dengan pembicara dari KODIM Tabanan 1619 dengan topik peran remaja dalam globalisasi dan bela negara.

e.    Identifikasi  atribut soft skills mahasiswa baru

f.     Kegiatan dharma wacana dalam pengembangan soft skills.

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1mendapat dharma wacara terkait dengan ilmu keagamaan melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Yowana Brahma Vidya. Kegiatan ini diselenggarakan secara rutin tiap tahun dalam rangka memperingati ulang tahun KMHD Yowana Brahma Vidya.

g.    Kegiatan outbond

Kegiatan outbond diselenggarakan untuk meningkatkan rasa kebersamaan diantara mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1. Kegiatan outbond diselenggarakan serangkaian kegiatan HANTER dan kegiatan PDK. Pada tahun 2016 dan 2017, kegiatan outbond dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2016 dan 5 Maret 2017. Pada kegiatan outbond ini dilakukan permainan untuk membangun kerjasama tim diantara mahasiswa. Dalam kegiatan ini dilakukan juga ramah tamah antara mahasiswa baru dengan alumni. Melalui kegiatan ini diharapkan juga terjalin keakraban antara mahasiswa baru dengan alumni.

 

4 Beasiswa

 

Beasiswa merupakan salah satu bentuk pembinaan yang termasuk dalam bidang kesejahteraan mahasiswa.

1)    Tujuan pembinaan ini adalah untuk membantu mahasiswa dalam melengkapi fasilitas belajarnya serta meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan materiil dan spiritual.

2)    Kesejahteraan mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha dapat dibantu melalui:

a.    Koperasi mahasiswa

Di Universitas Pendidikan Ganesha terdapat koperasi mahasiswa yang dinamakan KOPMA Citra Dana. Melalui koperasi mahasiswa ini, mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 dapat membeli alat-alat tulis dan keperluan kuliah lainnya.

b.    Pemberian beasiswa, seperti Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik), Beasiswa BI (Bank Indonesia), Beasiswa BCA, dan beasiswa Jembrana. Beasiswa PPA diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi secara akademik dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

3)    Jumlah mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 yang menerima beasiswa bidik misi selama 3 tahun terakhir adalah:

Tahun 2014

Beasiswa Bidik Misi : 89

Tahun 2015

Beasiswa Bidik Misi : 126

Tahun 2016

Beasiswa Bidik Misi : 18

Beasiswa PPA         : 63

Beasiswa Jembrana: 6

Beasiswa BI             : 12

 

5 Kesehatan

 

Di Universitas Pendidikan Ganesha sudah ada layanan kesehatan yang ditangani oleh Unit Kesehatan yang di dalamnya ada staf kesehatan (dokter) yang berasal dari staf dosen Fakultas Olah Raga dan Kesehatan (FOK). Dalam pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan, staf kesehatan dibantu oleh UKM KSR (Korps Sukarela) PMI Undiksha.

 

6 Lainnya, sebutkan. Selain layanan atau bimbingan seperti tersebut di atas, masih ada bentuk layanan lain yang diberikan kepada mahasiswa.

1)    Bimbingan Seminar diatur oleh Ketua Jurusan dengan mengacu pada proses bimbingan skripsi. Pelaksanaannya dilaksanakan secara periodik setiap ada sejumlah mahasiswa mengajukan proposal penelitian untuk penyusunan skripsi.

2)    Bimbingan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pelaksanaannya di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Ganesha, terutama ditangani oleh Pusat Layanan KKN. Kegiatan KKN dilakukan dengan menerjunkan mahasiswa ke desa-desa yang ada di Bali. Pelaksanaan pembekalan KKN dilaksanakan pada bulan Juni sementara pelaksanaan KKN dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus.

3)    Bimbingan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). KKL untuk mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 dilaksanakan dalam bentuk study tour atau studi banding ke lembaga pendidikan atau lembaga negara yang relevan dengan bidang akuntansi. Studi banding dilakukan untuk menambah pemahaman mahasiswa mengenai lingkungan yang baru. Pada tahun 2016, studi banding dilakukan pada tanggal 26 April 2016 ke Jakarta dan Malang.

4)    Untuk mengembangkan kegiatan akademik di lingkungan Jurusan Akuntansi Program S1, Himpunan Mahasiswa menyelenggarakan kegiatan Gema Lomba Perpajakan (GLP) dan Accountnizer Writing Competition (ANTIC). Kegiatan GLP merupakan lomba perpajakan antar SMA dan SMK se Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perpajakan bagi generasi muda. Kegiatan ANTIC diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan menulis bagi seluruh mahasiswa di lingkungan Jurusan Akuntansi Program S1.

5)    Kegiatan Accounting Competition (ACC) diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan dan pembinaan bagi mahasiswa-mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 yang akan mengikuti lomba-lomba akademik. Layanan ini diberikan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa untuk mengikuti lomba-lomba akademik.